Koktail di Balik Pintu Tak Bertanda…
Bar speakeasy itu ditemukan di Amerika Serikat pas era Prohibisi, tapi mereka ngetren lagi sejak awal 2000-an, dan sekarang kamu bahkan bisa nemuin mereka di Bali! Dengan daya tarik rahasia dan pesona sejarahnya, mereka nawarin pengalaman unik yang intim, pas banget buat pasangan yang lagi honeymoon: daripada di bar yang berisik, kenapa nggak nikmatin kehadiran satu sama lain di dekorasi vintage yang classy, diiringi alunan jazz yang lembut dan beberapa craft cocktail buat dinikmati?
Selalu ada aura rahasia di sekitar bar Speakeasy. Kadang, mereka mungkin minta password buat masuk - di Bali, kami saranin tanya aja baik-baik ke tukang parkir di depan. Seringnya, mereka susah dicari, tersembunyi di balik pintu rahasia di tempat yang nggak terduga.
Psst, ini lho favorit kami - tapi jangan bilang siapa-siapa ya!
1. Segno (Canggu)
Masuk ke Segno dari jalanan Canggu itu rasanya kayak masuk ke dunia lain! Tempat ini didesainnya bagus banget! Atmosfernya yang stylish, mixologist-nya yang jago, dan bahan-bahannya yang berkualitas tinggi bikin pengalamannya beda. Menunya nawarin sentuhan kreatif pada koktail klasik dan racikan khas mereka. Pas banget buat malam panjang ngobrolin petualanganmu di Bali sambil nikmatin koktail yang dibuat dengan apik. Walaupun harganya lumayan tinggi, kami ngerasa pengalaman luar biasanya sepadan.
🕵 Google Maps - Di sebelah Varuna warung di Canggu.
2. Pinstripe Bar (Ubud)
Walaupun bukan tempat yang tersembunyi, Pinstripe itu bar cocktail high-end di Ubud yang bener-bener keren banget. Pinstripe ini bukan di jalan utama Ubud, tapi bagian dari Viceroy Bali yang bintang 5, di bangunan bergaya kolonial yang mewah dan ada Apéritif Restaurant juga. Pinstripe Bar nyajiin cocktail yang terinspirasi dari seniman-seniman terkenal yang pernah ke Bali di tahun 1920-an dan 30-an (jauh sebelum Bali mendunia!). Cocktail di bar ini spesial banget karena pakai minuman keras dan rempah khas Indonesia. Suasana dan dekorasinya bikin kamu serasa balik ke jaman kolonial. Favorit kita sih cocktail “The Prince”, terinspirasi dari Pangeran Ubud waktu itu, Tjokorda Gde Agung Sukawati. Disajiin di dalam kotak pakai asap Mesoyi Wormwood. Bartendernya pinter, asyik diajak ngobrol, dan ramah. Tapi kamu juga bisa main biliar atau cobain salah satu cerutu Kuba dari cigar humidor-nya!
🕵 Google Maps - Viceroy Bali, Utara Ubud.
3. The Mailroom (Canggu)
Sebuah speakeasy kecil yang tersembunyi di bagian depan bar poke bowl yang sudah nggak berfungsi di Berawa. Begitu masuk, tempatnya kecil tapi mewah dan elegan banget. Stafnya ramah dan asyik. Cocktail-nya paling unik yang pernah kita lihat, gelasnya juga aneh-aneh, tapi rasanya kita suka banget! Kadang-kadang, kamu bahkan bisa masuk ke balik bar dan bikin cocktail-mu sendiri! Harganya sih lebih mahal dari bar-bar di Bali pada umumnya, tapi menurut kita sepadan banget buat pengalaman dan minumannya yang premium.
🕵 Google Maps - Pintu masuknya tersembunyi di sebelah BAGEL House, Berawa, dekat Canggu.
4. Cloak & Dagger (Canggu)
Cloak & Dagger Bali ini speakeasy bar bertema pembunuh berantai yang kecil tapi unik banget, tersembunyi di cabang Mad Ronin Ramen di Canggu. Menu cocktail-nya terinspirasi dari kisah-kisah pembunuhan terkenal dari seluruh dunia, nawarin twist unik dan seru dari resep cocktail klasik. Mereka sering ganti menu, dan kacang gratisnya unlimited lho! Plus, minuman di Cloak & Dagger pakai bahan-bahan yang sustainability dan teknik unik kayak fermentasi, ini bikin para bartender bisa bikin cocktail yang kompleks, enak, dan kami suka banget! Ambiansnya lumayan creepy sih, dengan dekorasi potongan-potongan tubuh dan tembok yang kayak dibikin detektif yang lagi berusaha mecahin kasus pembunuhan.
🕵 Google Maps - Masuknya tersembunyi di Mad Ronin Ramen, Batu Bolong, Canggu.
5. District 1 (Seminyak)
District 1 ini speakeasy bar dengan interior klasik yang ngasih nuansa bar tahun 80-an yang dibawa kembali ke masa kini. Di dalam, kamu gampang banget lupa kalau lagi di pulau tropis — rasanya kayak di speakeasy bar di kota besar kayak London atau New York. Interiornya yang remang-remang dilengkapi bangku bantalan beludru dan kursi berlengan kulit. Ambians yang nyaman ini makin lengkap dengan pilihan musik yang pas: perpaduan lounge, old-school crooners, dan soft jazz.
🕵 Google Maps - Di atas Bo & Bun Vietnamese Restaurant di Seminyak.
6. Shady Pig (Canggu)
Ada bar rahasia dengan pintu masuknya yang unik banget, terus interiornya gabungan klasik sama modern yang beda dari yang lain. Suasananya kayak bar Eropa gitu lho, detailnya diperhatiin banget. Cocktail-nya sih mantap, bartender-nya asyik diajak ngobrol, dan kacang gratis! Harga cocktail-nya lumayan lah buat standar Bali, tapi memang ada juga yang premium, harganya agak mahal dikit karena pakai liquor berkualitas tinggi. Di Shady Pig, mereka sering ada live music atau DJ set – jadi kalau udah malam, musiknya bisa agak kencang dan ramai, nggak terlalu ‘speak easy’ lagi deh.
🕵 Google Maps - Jl Raya Samat di Berawa (Canggu), di sebelah Food Romance.
7. Coca Selekta (Ubud)
Dari luar, Coca Selekta kelihatan biasa aja, malah nggak mencolok. Tapi begitu masuk, kamu langsung ngerasain suasana hangat dan intim yang bikin betah. Pencahayaan remang-remang, rak-rak vinyl yang tertata rapi, ditambah aroma minuman yang bercampur musik analog, bikin bar ini serasa lounge-nya orang yang beneran cinta musik.
Konsepnya vinyl listening bar, yang masih jarang banget ada di Bali. Di sini musik jadi bintang utama, bukan cuma sekadar musik latar. Setiap lagu dari vinyl diputar pelan dan jernih, menciptakan suasana nostalgia yang susah ditolak. Desain interiornya sederhana tapi berkarakter: didominasi kayu, detail-detail kecil yang artsy, dan tata letak yang bikin terasa personal tanpa terlalu berlebihan. Tempat ini pas banget buat malam yang tenang, ngobrol santai, atau sekadar menikmati ritme Ubud yang pelan.
🕵 Google Maps - Pintu masuknya tersembunyi di balik cermin jembatan ke arah Titik Dua Hotel di Mas Ubud
8. The Lair (Ubud)
Ubud mungkin nggak terlalu terkenal sama nightlife-nya, tapi di sini ada beberapa speakeasy bar buat malam yang nyaman bareng pasangan kamu. The Lair salah satunya, lokasinya di bawah Jembatan Campuhan. Masuknya aja udah kerasa spesial banget, lewat terowongan gua dan penerangan ala obor. Pemandangan hutan dan sungai yang tenang banget bakal memanjakan kamu di tempat ini. Menunya juga disajikan unik, kayak kartu tarot. Lokasinya nggak jauh dari pusat Ubud, cocok banget buat kalian yang mau quality time sama pasangan dengan sentuhan magis dan suasana romantis setelah seharian eksplor kota.
🕵 Google Maps - Tersembunyi di bawah The Arcadia Restaurant i di Ubud.
9. Night Rooster (Ubud)
Night Rooster ini ‘adik’ stylish-nya Locavore yang tersembunyi di Ubud, dan kita langsung jatuh hati begitu duduk. Mixologist Raka Ambarawan meracik botanical lokal dan fermentasi rumahan jadi “Anthology” koktail, masing-masing dipasangkan sama puisi yang terinspirasi dari cerita rakyat. Kita nggak bisa nolak The Greedy King, racikan pink cerah dari saba grappa, lemoncello, jambu biji, dan vanila yang dibuat berdasarkan cerita karma Bali, dan Ashes, koktail ‘showstopper’ berasap dari scotch whisky, vodka, sama fortified wine yang diselesaikan di meja dengan kerucut pinus yang dibakar. Tapi yang paling berkesan buat kita, suasananya yang hangat: stafnya sigap, teras depan yang nyaman buat nikmatin rokok, dan ruangannya berasa lebih kayak ‘private den’ daripada bar.
🕵 Google Maps - Jl. Goutama Selatan, di seberang restoran Locavore di Ubud.
10. 45ml (Ubud)
45ml ini speakeasy mungil di Jalan Hanoman. Ukurannya kecil banget, sampai rasanya kayak kamu lagi di ruang tamu orang, bukan bar. Kami mulai dengan satu shot arak lokal, disajikan neat dan dingin banget, sebelum lanjut ke Wanagiri Mojito dengan peppermint dan apel di atas es serut, lalu dihiasi bunga segar dan kakao. Rasanya herbal dan seger, bukan manis, dan gampang banget jadi favorit kami malam itu. Enam menu koktailnya dibagi jadi tiga tema: alam, manusia, dan jiwa. Masing-masing dibuat pakai bahan-bahan Bali dan arak, jadi apa pun yang kamu pesan, rasanya khas lokal banget, tapi butuh tempat yang lebih luas buat bar.
🕵 Google Maps - Jl. Hanoman, di Ubud.
Yuk, Jelajahi Lebih Banyak!
Kalau kamu suka bar koktail yang classy, kamu mungkin juga suka fine dining, villa pribadi mewah, dan hotel-hotel paling high-end di Bali. Atau cek artikel kami tentang aktivitas romantis terbaik di Bali. Belum puas sama koktail? Cek juga daftar beach club favorit kami!
Kami Olivia & Dirk
Hai! Website ini kami susun dengan hati-hati, dari pengalaman kami sendiri plus pengalaman tim BaliHoneymoon.com. Sebagai pasangan, kami sudah 8 tahun tinggal di Bali, dan jatuh cinta sama pulaunya. Kami sudah jelajahi setiap sudut Bali, apalagi tempat-tempat romantis ;-). Artikel kami memang ada tautan afiliasi, tapi kamu bisa percaya: kami cuma rekomendasikan yang kami sendiri suka.
Kami bisa bantu bulan madu kalian jadi pas:
🧡 Cek paket bulan madu Bali kami untuk bulan madu romantis yang santai.
🧡 Biarkan kami rancang itinerary khusus sesuai minat kalian.
🧡 Pesan pengalaman romantis yang unik bersama kami.
Baca lebih lanjut tentang BaliHoneymoon.com dan tim lokal kami di Bali.

